• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Hari ini Wajah Matahari “Bersih” tanpa Noda

Admin Website by Admin Website
November 18, 2023
in Artikel, Hasil Observasi
0
Hari ini Wajah Matahari “Bersih” tanpa Noda
555
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Muhammad Dimas Firdaus

Pengamatan benda langit merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di observatorium, termasuk di OIF Cabang Barus. Matahari adalah salah satu benda langit yang secara rutin diamati selama kondisi langit memungkinkan. Salah satu tujuan dari pengamatan ini adalah untuk mendeteksi bintik matahari (sunspot).

Wajah Matahari pada Bulan Juli 2023. Kredit: Muhamamd Dimas Firdaus (OIF UMSU Barus)

Bintik matahari merupakan suatu daerah pada permukaan Matahari yang memiliki suhu lebih dingin dibandingkan dengan daerah di sekitarnya. Diketahui bahwa suhu rata-rata permukaan Matahari adalah sekitar 5.600°C. Sementara bintik matahari memiliki suhu rata-rata “hanya” 3.000°C – 4.500°C. Selain suhu yang lebih dingin, keberadaan bintik matahari merupakan parameter aktivitas magnetik Matahari.

Suhu permukaan Matahari. Kredit: Sagittarian Milky Way (Wikimedia Commons)

Matahari merupakan bola gas raksasa dengan muatan listrik yang sangat kuat. Gas dengan muatan listrik ini bergerak sehingga menimbulkan medan magnet yang sangat kuat. Medan magnet Matahari berputar dalam sebuah siklus yang disebut Siklus Matahari (Solar Cycle). Ketampakan bintik matahari merupakan salah satu akibat dari adanya medan magnet ini. Siklus Matahari memiliki rentang 11 tahun, yang berarti setiap 11 tahun medan magnet utara dan selatan Matahari akan berpindah. Siklus ini mengakibatkan ketampakan sunspot bervariasi.

NASA's Solar Dynamics Observatory (SDO) scientists used their computer models to generate a view of the Sun's magnetic field on August 10, 2018. The bright active region right at the central area of the Sun clearly shows a concentration of field lines, as well as the small active region at the Sun's right edge, but to a lesser extent. Magnetism drives the dynamic activity near the Sun's surface.
SDO is managed by NASA's Goddard Space Flight Center, Greenbelt, Maryland, for NASA's Science Mission Directorate, Washington. Its Atmosphere Imaging Assembly was built by the Lockheed Martin Solar Astrophysics Laboratory (LMSAL), Palo Alto, California.
Ilustrasi Medan Magnet Matahari. Kredit: NASA/GSFC/Solar Dynamics Observatory

Jumlah sunspot akan lebih sedikit saat permulaan siklus, dan akan mencapai nilai tertinggi ketika puncak siklus. Saat ini Matahari sedang berada pada siklus ke-25, yang dimulai sejak tahun 2019 dan berakhir pada tahun 2030. Tahun ini seharusnya sudah mulai mendekat pada puncak siklus Matahari 25. Namun pengamatan yang dilakukan di OIF UMSU Cabang Barus menemukan bahwa hari ini bintik Matahari hampir tidak teramati. Hanya ada 2 region aktif yang teramati, dengan posisi di ujung piringan, yaitu AR 3486 di S10W77, dan AR3489 di S17E70.

Wajah Matahari 18 November 2023. Kredit: Muhammad Dimas Firdaus (OIF UMSU Barus)

Tenang saja, walaupun hari ini wajah Matahari bersih tanpa noda, secara jumlah bulanan, bintik Matahari masih pada jumlah yang banyak, walaupun dalam tren yang menurun sejak Juli 2023. Kendati demikian, jika melihat tren siklus jumlah sunspot masih berprogres hingga mencapai puncak.

Progres Jumlah Bintik Matahari dan Prediksi Siklus Matahari. Kredit:SWPC NOAA

Prediksi yang ada menyebutkan bahwa puncak siklus Matahari 25 akan bertepatan di tahun 2025. Namun penelitian terbaru menemukan kemungkinan puncak siklus datang lebih cepat, yaitu sekitar tahun 2024. Prediksi ini hadir dengan metode yang berbeda, jika sebelumnya dengan cara menghitung jumlah bintik Matahari, pada penelitian yang baru variabel yang dijadikan acuan adalah aktivitas magnetik. Kita lihat dalam tahun-tahun mendatang bagaimana aktivitas Matahari kita. Karena semakin tinggi aktivitas Matahari akan berpengaruh pada cuaca antariksa di tata surya kita.

OIF UMSU
“Memotret Semesta Demi Iman dan Peradaban”

Tags: oif umsu
Previous Post

Tim OIF UMSU Laksanakan Pengakurasian Arah Kiblat di Tiga Lokasi

Next Post

Alam Semesta Menyusut atau Mengembang?

Next Post
Alam Semesta Menyusut atau Mengembang?

Alam Semesta Menyusut atau Mengembang?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU