• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Mengamati Gerhana Bulan dari Luar Bumi

Admin Website by Admin Website
August 30, 2022
in Artikel, Info Astronomi
0
Mengamati Gerhana Bulan dari Luar Bumi
554
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Muhammad Dimas Firdaus

Tim OIF UMSU

Pada tanggal 15 – 16 Mei kemarin telah terjadi gerhana Bulan Total. Gerhana Bulan ini dapat diamati di beberapa lokasi di Bumi, sayangnya di Indonesia tidak dapat teramati.

Sumber: timeanddate.com

Selain dari permukaan Bumi, manusia dapat mengamati gerhana Bulan dari luar Bumi. NASA melalui wahana antariksa Lucy mengamati gerhana bulan total ini dari titik yang tidak biasa, yaitu berjarak 100 juta km dari Bumi, hampir 70% jarak Bumi – Matahari. Wahana antariksa Lucy yang dilengkapi dengan kamera panchromatic resolusi tinggi, L’Lori,  dapat menangkap momen ketika bayangan Bumi menutupi permukaan Bulan.

https://oif.umsu.ac.id/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Video-2022-05-21-at-14.07.55.mp4

Sumber: NASA/Goddard/APL/SwRI

Pada video selang waktu di atas, Bumi terlihat berada di sebelah kiri (rotasi Bumi terlihat jelas) sedangkan Bulan di sebelah kanan (setelah dicerahkan enam kali lipat agar dapat terlihat). Pada awalnya Bulan terlihat namun kemudian menghilang ketika bayangan Bumi menutupinya. Video tersebut diambil selama hampi 3 jam, dan pengamatannya berhenti sebelum Bulan kembali terlihat.

Wahana antariksa Lucy merupakan misi yang diluncurkan pada Oktober 2021 dengan tujuan menuju kelompok asteroid Trojan.

Tags: hariyadi
Previous Post

Imkan Rukyat dalam Dokumen, Arsip, dan Literatur (Review Buku “Ru’yah al-Hilal fi al-Tarikh al-Islamy”)

Next Post

Pengamatan Sunspot 23 Mei 2022

Next Post
Pengamatan Sunspot 23 Mei 2022

Pengamatan Sunspot 23 Mei 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU