• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Live streaming
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Live streaming
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Menelusuri Jejak Karya Ilmu Falak Nusantara: Bedah Buku Mengenal Karya-Karya Ilmu Falak Nusantara: Transmisi, Anotasi, dan Biografi.

Admin Website by Admin Website
October 27, 2026
in Artikel
0
550
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
MENGENAL KARYA-KARYA ILMU FALAK NUSANTARA: TRANSMISI, ANOTASI, DAN BIOGRAFI – Penerbit Bildung

Muhammad Wahyu Anggara
Mahasiswa Prodi Ilmu Falak FAI UMSU

Menelusuri Jejak Ilmu Falak Nusantara

Medan – Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) menyelenggarakan kegiatan Bedah Literatur ke-9 pada Jumat, 28 Rabiulakhir 1448 H / 9 Oktober 2026. Kegiatan ini membahas buku Mengenal Karya-Karya Ilmu Falak Nusantara: Transmisi, Anotasi, dan Biografi karya Assoc. Prof. Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, M.A. Melalui pembahasan buku tersebut, peserta diajak menelusuri perjalanan ilmu falak di Nusantara, mulai dari proses transmisi keilmuan hingga peran para ulama dalam menghasilkan karya-karya yang menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan ilmu falak di Indonesia.

Penulis Buku

Assoc. Prof. Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, M.A.  merupakan doktor di bidang Filologi-Astronomi lulusan Institute of Arab Research and Studies, Kairo, Mesir. Ia lahir pada 20 Juli 1980 di Desa Buntu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Kini ia mengajar di Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU dan memimpin OIF UMSU. Bukunya menjadi salah satu rujukan untuk memahami jejak keilmuan falak di Indonesia.

Buku: Mengenal Karya-Karya Ilmu Falak Nusantara Transmisi, Anotasi, dan Biografi - OIF UMSU

Menelusuri Jejak Transmisi Ilmu Falak ke Nusantara

Pada bagian awal, buku ini menguraikan proses transmisi ilmu falak melalui tradisi rihlah ilmiah, yaitu perjalanan menuntut ilmu yang dilakukan oleh para ulama Nusantara ke Haramain, Makkah dan Madinah. Tradisi ini telah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi salah satu jalur penting dalam penyebaran pengetahuan keislaman, termasuk ilmu falak, di Nusantara. Selain melalui perjalanan para ulama, perkembangan ilmu falak juga dipengaruhi oleh kedatangan tokoh-tokoh dari Timur Tengah serta peredaran literatur yang menjadi rujukan pembelajaran. Sejumlah kitab karya ulama Timur Tengah turut memberikan pengaruh terhadap perkembangan kajian ilmu falak di Indonesia. Pembahasan ini memperlihatkan bahwa perkembangan ilmu falak di Nusantara tidak berlangsung secara terpisah, melainkan melalui hubungan keilmuan yang terjalin antara ulama Nusantara dan pusat-pusat pembelajaran Islam di luar wilayah tersebut.

Tujuh Tokoh dalam Sejarah Ilmu Falak Nusantara

Buku Mengenal Karya-Karya Ilmu Falak Nusantara: Transmisi, Anotasi, dan Biografi juga mengulas biografi serta karya tujuh ulama dan ahli falak yang memiliki peran penting dalam perkembangan keilmuan ini.

  1. Sayyid Usman (w. 1331 H/1913 M)
  2. Ahmad Khatib Minangkabau (w. 1334 H/1915 M)
  3. Muhammad Ma’sum bin Ali (w. 1351 H/1933 M)
  4. Thahir Jalaluddin (w. 1376 H/1956 M)
  5. Muhammad Manshur Betawi (w. 1388 H/1968 M)
  6. Saadoe’ddin Djambek (w. 1397 H/1977 M)
  7. Wardan Diponingrat (w. 1411 H/1991 M)

Melalui biografi dan karya-karya mereka, pembaca dapat mengenali beragam kontribusi ulama dalam mengembangkan ilmu falak, baik melalui penulisan kitab maupun penyusunan metode perhitungan yang digunakan dalam kajian astronomi Islam. Pada bagian akhir, buku ini turut memuat anotasi karya-karya ilmu falak Nusantara dalam jumlah yang cukup luas, dilengkapi dengan bibliografi. Bagian tersebut memberikan informasi mengenai literatur yang dapat ditelusuri lebih lanjut oleh pembaca dan peneliti yang ingin mendalami sejarah ilmu falak di Indonesia.

Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi dan Karya-Karyanya

Dalam pemaparannya, Muhammad Wahyu Anggara memberikan perhatian khusus kepada Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi, salah seorang ulama Nusantara yang memiliki kontribusi dalam berbagai bidang keilmuan Islam, termasuk matematika dan ilmu falak. Syaikh Ahmad Khatib dikenal melalui karya-karyanya yang membahas fikih, usul fikih, akidah, dan nahwu. Dari puluhan karya yang dihasilkannya, beberapa di antaranya berkaitan dengan astronomi dan matematika. Salah satu karya yang dibahas adalah Alam al-Hussab fi ‘Ilm al-Hisab, yang ditulis dalam bahasa Melayu di Makkah dan terbit pada 1896 M. Karya ini membahas ilmu hitung dari tingkat dasar hingga tingkat yang lebih tinggi. Karya lainnya adalah Al-Jawahir an-Naqiyyah fi al-A’mal al-Jaibiyyah, sebuah risalah yang membahas praktik penggunaan rubu’ mujayyab, instrumen astronomi klasik yang digunakan dalam berbagai keperluan perhitungan. Pembahasan ini berkaitan dengan ilmu mikat, yaitu bidang keilmuan yang berhubungan dengan penentuan waktu ibadah dalam Islam. Selain itu, terdapat An-Nukbah al-Bahiyyah, yang merupakan terjemahan ringkas dari Al-Jawahir an-Naqiyyah dalam aksara Jawi atau Arab-Melayu. Karya ini disusun atas permintaan murid dan komunitas Jawi di Makkah.

Sementara itu, Al-Qaul al-Mufid Syarh Mathla’ as-Sa’id merupakan karya syarah atas kitab Mathla’ as-Sa’id karya Husain Zaid. Karya tersebut memuat pembahasan mengenai standar enam puluh atau nisbah sittiniyyah serta daftar logaritma. Ada pula An-Natiyah al-Mardhiyyah fi Tahqiq as-Sanah asy-Syamsiyyah wa al-Qamariyyah, yang membahas penanggalan Matahari dan Bulan dengan perhatian khusus pada persoalan hilal. Karya-karya tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap ilmu falak pada masa itu tidak hanya berkaitan dengan pengamatan benda langit, tetapi juga mencakup perhitungan matematis, penanggalan, serta kebutuhan praktis dalam pelaksanaan ibadah.

Pentingnya Mengenali Literatur Falak Nusantara

Pembahasan dalam buku ini memperlihatkan bahwa ilmu falak yang dipelajari saat ini memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Pengetahuan mengenai arah kiblat, waktu salat, dan penentuan awal bulan Hijriah merupakan bagian dari tradisi keilmuan yang dikembangkan dan diwariskan oleh para ulama dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, mengenali karya-karya ilmu falak Nusantara menjadi langkah penting untuk memahami perkembangan ilmu falak secara lebih menyeluruh. Literatur lama tidak hanya menyimpan informasi mengenai metode perhitungan, tetapi juga merekam perjalanan intelektual, jaringan keilmuan, dan pemikiran para ulama pada zamannya.

Melalui kegiatan Bedah Literatur ke-9 ini, OIF UMSU turut menghadirkan ruang untuk mengenal kembali warisan keilmuan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa dan masyarakat untuk lebih dekat dengan literatur ilmu falak Nusantara serta menumbuhkan minat untuk mempelajari dan melestarikan karya-karya para ulama terdahulu.

Previous Post

Silang Budaya Eksplorasi Alam, OIF UMSU dan KASTRO ESERI UniSZA Pererat Kolaborasi Indonesia–Malaysia

Next Post

Kunjungan dari SD Swasta Edu Smart Medan

Next Post
Kunjungan dari SD Swasta Edu Smart Medan

Kunjungan dari SD Swasta Edu Smart Medan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Live streaming
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU