• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Instrumen Klasik

Lubang Transit Matahari

Admin Website by Admin Website
November 28, 2022
in Instrumen Klasik
0
Lubang Transit Matahari
575
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Transit Matahari adalah peristiwa ketika Matahari melintasi titik zenit atau ketika Matahari tepat diatas kepala di suatu tempat. Salah satu fungsi fenomena ini adalah verifikasi awal waktu zuhur yaitu ketika Matahari bergeser ke arah barat yang disebut dengan waktu zawal (Matahari condong ke arah Barat) Untuk kota Medan, fenomena Matahari diatas zenit ini terjadi setiap tanggal 29 Maret dan 02 Oktober yaitu pada saat tengah hari, yaitu ketika Deklinasi Matahari mencapai 03⁰34’ yaitu senilai Lintang kota Medan ( 03⁰34’ LU).

Lubang Transit Matahari yang ada di OIF sendiri digunakan selain sebgai pembelajaran juga sebagai verifikasi adzan mesjid-mesjid yang ada disekitar OIF.

Gambar: Jatuhnya bayangan dari anjungan lantai 7 ke lantai penanda peristiwa transit matahari di lantai 6 Gedung Pasca UMSU
Previous Post

Imkan Rukyat Pra-Islam

Next Post

Citra Pertama Black Hole Inti Galaksi Bima Sakti

Next Post
Citra Pertama Black Hole Inti Galaksi Bima Sakti

Citra Pertama Black Hole Inti Galaksi Bima Sakti

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU