Medan:OIFUMSU – Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) laksanakan Halaqoh yang ke-22 dengan tema “Evolusi Matahari: Bagaimana Awal & Akhir Hidupnya” bersama Narasumber Ajraini Nazli, S.Si (Tim Peneliti OIF UMSU), namun dikarenakan masih dalam masa pandemi, pelaksanaan masih dilaksanakan secara daring via Zoom. Sabtu, (12/2/2022).

Halaqoh ke-22 tersebut dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan Dosen, Mahasiswa, siswa, maupun masyarakat umum dari dalam kota Medan hingga luar pulau Sumatera Utara yang hadir pada acara tersebut. Beragam tanggapan dan pertanyaan disampaikan membuat diskusi antara pemateri dan peserta sangat aktif.

Dalam Penjelasan Halaqoh Observatorium kali ini mengangkat kisah, teori dan gambaran yang terjadi terhadap matahari kita, sumber kehidupan bagi makhluk hidup di planet Bumi, dan pusat dari sistem tata surya yang menggandeng planet serta benda angkasa lain di dalamnya.

Ajraini Nazli, S.Si selaku Narasumber menyampaikan bahwa kelahiran Matahari berawal dari Nebula yang terbentuk karena ada fluktuasi gas yang menjadi asal-muasal dari Matahari. Ia juga menyampaikan bahwa Matahari akan mengalami proses dari lahir hingga berakhir
“Keberadaan kita di alam semesta adalah konsekuensi kestabilan luar biasa bintang-bintang yang terus menyala hampir tanpa perubahan selama miliaran tahun,” jelas Ajriani yang ia kutip dari Paul Davies tokoh saintis .
Berikut Materi dari Halaqoh Observatorium ke 22:
Life Cycle of Sun
Life Cycle of Sun



