• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Instrumen Laser Psyche untuk Komunikasi yang Lebih Baik

Admin Website by Admin Website
April 29, 2024
in Artikel, Hasil Observasi
0
Instrumen Laser Psyche untuk Komunikasi yang Lebih Baik
561
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Muhammad Dimas Firdaus

Saat ini komunikasi yang dilakukan oleh para astronom dengan wahana antariksa adalah menggunakan sinyal radio atau dikenal dengan DSN (Deep Space Network). DSN memanfaatkan beberapa antenna besar di permukaan Bumi untuk menerima data terkait wahana tersebut dan juga digunakan untuk memberikan instruksi terhadap wahana. Namun teknologi ini dinggap terlalu lambat dan diperlukan inovasi baru untuk melakukan komunikasi dengan wahana antariksa. Saat ini sedang dilakukan uji coba komunikasi menggunakan laser dengan nama Deep Space Optical Communications (DSOC), kalian masih ingat bahwa pada akhir Desember kemarin NASA meluncurkan misi Psyche menuju asteroid kaya logam Psyche? Artikel terkait ini bisa dibaca pada Majalah Observatoria Edisi ke-32.

Wahan Psyche membawa sebuah instrumen DSOC untuk melakukan ujicoba selama misi berlangsung. Dengan menggunakan laser, komunikasi antara wahana dan manusia di Bumi dapat lebih cepat dan dengan data yang lebih banyak. Kecepatan komunikasi dapat mencapai 10 hingga 100 kali lebih cepat dibandingkan dengan teknologi sebelumnya. Dan pada 8 April 2024 kemarin teknologi ini berhasil mendapatkan pencapaian baru. DSOC berhasil terkoneksi dengan jarak terjauh untuk saat ini, yaitu sekitar 225 juta km (140 juta mil). Ini merupakan jarak terjauh komunikasi laser yang bisa dilakukan, bahkan melewati jarak Bumi – Matahari, 150 juta km.

DSOC merupakan instrumen yang berbentuk tabung pada Wahana Psyche. Credit: NASA/Ben Smegelsky

Ini merupakan pencapaian yang luar biasa terkait komunikasi antariksa. Walaupun data yang dikirimkan bukan merupakan data asli melainkan data duplikat saja, namun ini menjadi hasil yang baik dalam ujicoba komunikasi laser. Tercatat pada uji coba 8 April kemarin, kecepatan transfer data bisa mencapai 25 Mbps, ini belum kecepatan  maksimum namum sudah melebihi target, jika dibandingkan dengan kecepatan internet di Indonesia sih ini udah lumayan banget.

Visualisasi posisi Psyche saat ujicoba tanggal 8 April. Credit: NASA/JPL-Caltech

Pencapaian ini tentu tidak lepas dari catatan, jika komunikasi sebelumya yaitu DSN tidak terkendala kondisi cuaca, DSOC cukup terpengaruhi dengan kondisi cuaca. Saat ini komunikasi dilakukan melalui Observatorium Table Mountain dan Palomar dan sedang diupayakan agar stasiun komunikasi dapat dipindah apabila cuaca tidak mendukung di salah satu stasiun.

Visualisasi transfer data dan komunikasi DSOC. Credit: NASA/JPL-Caltech

Dengan berkembangnya teknologi komunikasi antariksa apakah mungkin di kemudian hari kita bisa berkomunikasi dengan makhluk di luar galaksi kita?

Previous Post

Penandatanganan Kerja Sama OIF UMSU-FAI UMSU Dengan INSAN Binjai

Next Post

Majalah Observatoria Edisi – 34

Next Post
Majalah Observatoria Edisi – 34

Majalah Observatoria Edisi – 34

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU