“Objek yang Sama dengan Citra yang Berbeda: Vega dari Dua Langit”
OIF UMSU bersama Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Agama Islam UMSU, melaksanakan kegiatan Diseminasi Riset #15 sebagai wadah akademik untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta hasil penelitian mahasiswa dalam bidang ilmu falak, yang berkaitan dengan pengamatan dan pengolahan citra benda-benda langit.
Diseminasi Riset #15 mengangkat tema “Objek yang Sama dengan Citra yang Berbeda: Vega dari Dua Langit”. Tema ini mengajak peserta untuk memahami bahwa satu objek astronomi yang sama dapat menampilkan hasil pencitraan yang berbeda ketika diamati melalui kondisi, instrumen, maupun pendekatan pengolahan data yang berbeda. Bintang Vega menjadi objek kajian untuk mengeksplorasi bagaimana proses pengamatan dan pencitraan dapat menghasilkan perspektif visual yang beragam terhadap benda langit.
Riset ini akan dipaparkan oleh DTM Randi Oktian Zulhar, mahasiswa Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia. Melalui pemaparan hasil penelitiannya, peserta akan diajak mengenal lebih jauh proses memperoleh citra astronomi, membaca dan menganalisis data pengamatan, serta memahami berbagai faktor yang memengaruhi perbedaan hasil pencitraan terhadap objek langit yang sama.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026 M, bertepatan dengan 13 Rabiulawal 1448 H, pukul 14.00–15.00 WIB, secara daring melalui platform Zoom. Diseminasi Riset #15 secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh tambahan wawasan mengenai teknik pengamatan dan pencitraan benda langit, tetapi juga terdorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan analisis ilmiah, serta memperluas eksplorasi penelitian dalam bidang astronomi dan ilmu falak. Sebab, di balik setiap citra langit, terdapat proses ilmiah, data, dan pengetahuan yang dapat terus digali untuk memahami alam semesta dengan lebih mendalam.
Mari bersama-sama menyaksikan bagaimana satu bintang dapat menghadirkan dua perspektif pencitraan yang berbeda. Sebuah kesempatan untuk belajar bahwa mengamati langit bukan sekadar melihat keindahannya, melainkan juga memahami pesan ilmiah yang tersimpan di balik cahaya setiap benda langit. Memotret langit, membaca data, dan memperluas cakrawala ilmu.
OIF UMSU
“Memotret Semesta Demi Iman dan Peradaban.”








