• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Black Hole Dalam Al-Quran

Admin Website by Admin Website
August 30, 2022
in Artikel, Info Astronomi
0
Black Hole Dalam Al-Quran
6.1k
SHARES
27.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BLACK HOLE DALAM AL-QURAN

Oleh: Hasrian Rudi Setiawan

Black hole (lubang hitam) adalah merupakan singularitas, karena memiliki sifat-sifat yang bertentangan, waktu tidak ada lagi dan hukum alam tidak berlaku lagi, hal ini karena tidak terdapat gerakan atau perubahan. Lubang hitam merupakan salah satu factor penting dalam proses evaluasi jagat raya dan lubang hitam sampai saat ini masih misterius dan membawa banyak pertanyaan yang belum dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan.

Teori yang mungkin logis mengenai lubang hitam adalah lubang hitam terdiri dari kumpulan bintang massif yang meledak sebagai supernova, sehingga menyisakan ini yang massanya lebih kurang tiga kali lipat dengan massa Matahari. Hal ini terjadi ketika bintang yang sekarat kehilangan energinya, bintang tersebut akan mengerut secara dramatis, kemudian menyebabkan tarikan gravitasi yang luar biasa terhadap permukaan, sehingga akan menyebabkan apapun yang berada didekatnya akan dihisapnya.

Farhad Yusuf Zaheh astronom di Universitas North Western, Amerika Serikat. Beliau mengatakan bahwa besar lubang hitam 2.6 juta kali ukuran Matahari. Kemudian menurutnya, lubang hitam adalah jangkar gravitasi yang membuat seluruh benda di alam semesta ini, termasuk Matahari, berputar pada porosnya.

Black Hole dalam Al-Qur`an

Banyak fenomena jagat raya dan benda-benda luar angkasa, seperti matahari, galaksi, planer dan sebagainya disebutkan dalam Alquran. Sebelum mengklaim adanya fenomena black hole dalam Al-Quran, mari kita perhatikan ayat yang paling dekat untuk dikaji. Yaitu firman Allah Swt, yang artinya: “Aku bersumpah demi bintang tersembunyi. Yang bergerak cepat yang menyapu.” (QS. At-Takwir: 15-16).

Dalam ayat di atas Allah bersumpah dengan salah satu makhluk-Nya yakni bintang. Kemudian dalam ayat di atas disebutkan pula bahwa bintang tersebut memiliki tiga karakter, yaitu:

Pertama. Khunnas, yaitu yang tersembunyi dan tidak terlihat. Karenanya, setan disebut juga khannaas karena ia tidak terlihat oleh manusia. Ini persis yang disebutkan ilmuawan tentang karakter black hole yaitu; invisible.

Kedua. Al-jawaar yaitu yang bergerak cepat dan sangat cepat. Menurut para ilmuan black hole (lubang hitam) juga memiliki karakter yaitu bergerak dengan cepat.

Ketiga, Al-kunnas yaitu, yang menyapu dan menelan setiap yang ditemuinya. Karakter ini juga mirip dengan karakter black hole (lubang hitam) yang menghisap atau menelan benda-bneda yang ada disekitarnya.

Makna khunnas al jawaril kunnas menurut para ulama tafsir klasik dijelaskan adalah bintang yang cahayanya tidak muncul di siang hari dan muncul di malam hari. Akan tetapi hal tersebut hanyalah suatu penafsiran dan bukan makna yang sebenarnya. Penafsiran paling sesuai dengan realitas alam raya menurut sebagain ahli adalah black holes.

Tags: Black Holelubang hitamoif umsuUMSU
Previous Post

OIF UMSU Launching Buku Profil dalam Tiga Bahasa

Next Post

Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy Apresiasi Produk Astronomi Tim OIF UMSU

Next Post
Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy Apresiasi Produk Astronomi Tim OIF UMSU

Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy Apresiasi Produk Astronomi Tim OIF UMSU

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU