Medan — Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melaksanakan kegiatan study tour ke Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) pada Selasa, 8 Muharram 1448 H bertepatan dengan 23 Juni 2026 M.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai keterkaitan sejarah peradaban Islam dengan perkembangan ilmu astronomi, khususnya ilmu falak yang memiliki peran penting dalam kehidupan umat Islam, seperti penentuan waktu salat, arah kiblat, kalender hijriah, serta pengamatan fenomena benda langit.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa SPI UINSU mendapatkan pemaparan mengenai profil OIF UMSU, sejarah perkembangan ilmu falak dalam tradisi keilmuan Islam, serta pemanfaatan teknologi modern dalam pengamatan astronomi. Para mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai instrumen astronomi yang digunakan dalam kegiatan observasi dan penelitian di OIF UMSU.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara mahasiswa dan tim OIF UMSU. Diskusi membahas hubungan antara khazanah intelektual Islam masa lalu dengan perkembangan sains modern, termasuk kontribusi para ilmuwan Muslim seperti Al-Battani, Al-Biruni, dan Ibnu al-Haytham dalam perkembangan astronomi.
Selain mendapatkan materi teori, mahasiswa juga berkesempatan melakukan pengenalan langsung terhadap fasilitas observatorium, seperti teleskop dan perangkat pendukung pengamatan benda langit. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis dalam memahami bagaimana ilmu falak berkembang dari tradisi observasi sederhana hingga menggunakan teknologi astronomi masa kini.
Perwakilan OIF UMSU menyampaikan bahwa kunjungan akademik seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkenalkan ilmu falak kepada berbagai disiplin ilmu, termasuk sejarah peradaban Islam. Ilmu falak bukan hanya berkaitan dengan aspek teknis pengamatan langit, tetapi juga merupakan bagian dari perjalanan panjang peradaban Islam dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
Melalui kegiatan study tour ini, mahasiswa SPI UINSU diharapkan semakin memahami bahwa sejarah Islam memiliki hubungan erat dengan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya astronomi, yang menjadi salah satu warisan intelektual besar dalam peradaban Islam.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan harapan agar kerja sama akademik antara UINSU dan OIF UMSU dapat terus berkembang melalui kegiatan edukasi, penelitian, dan penguatan literasi astronomi Islam di masa mendatang.























