Medan, 17 Februari 2026 M / 29 Syakban 1447 H (KHGT)
Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pengamatan hilal dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung di lantai 7 Gedung Kampus Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Jalan Denai, Kota Medan.

Berdasarkan data hisab pada 17 Februari 2026, posisi hilal di Kota Medan menunjukkan ketinggian (altitude) -01° 37’ 44″ dan elongasi +00° 57’ 44’’, yang berarti hilal masih berada di bawah ufuk saat Matahari terbenam dan belum memenuhi kriteria visibilitas. Data tersebut menjadi bagian dari kajian astronomis yang dilakukan tim OIF UMSU.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Medan, pejabat pemerintah, perwakilan Kementerian Agama, organisasi masyarakat (ormas) Islam, para cendekiawan, serta sejumlah media yang turut meliput jalannya proses pengamatan di OIF UMSU. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.
OIF UMSU memfasilitasi pengamatan dengan menghadirkan berbagai instrumen astronomi, di antaranya dua unit teleskop Bresser Messier AR-152, teleskop Zenith, teleskop Surya 71, serta binokuler untuk mendukung proses rukyat. Mahasiswa Ilmu Falak UMSU turut hadir dan berperan aktif dalam menjaga serta mengoperasikan sejumlah peralatan tersebut selama kegiatan berlangsung.
Selain observasi lapangan, kegiatan juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube OIF UMSU sebagai bentuk edukasi dan syiar ilmu falak kepada masyarakat. Wali Kota Medan juga diajak meninjau area pengamatan di halaman OIF UMSU serta mengunjungi ruang instrumen untuk melihat berbagai peralatan astronomi modern dan klasik yang dijelaskan langsung oleh tim mahasiswa Ilmu Falak UMSU.

















