Berdasarkan surat permohonan yang dilayangkan Pengurus Masjid Taqwa Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pulo Brayan Darat kepada Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU), Tim Akurasi Kiblat OIF UMSU bersama Mahasiswa Prodi Ilmu Falak Fakultas Agama Islam UMSU, turun langsung melakukan pengukuran akurasi arah kiblat masjid taqwa PCM Pulo Brayan Darat yang berlokasi di Jl. Bilal Gg. Keluarga, Pulo Brayan Darat, Medan. Senin (24/02/2025).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut setelah renovasi masjid, di mana diperlukan penyelarasan arah kiblat yang akurat guna mendukung kenyamanan beribadah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan seterusnya. Pengukuran dilakukan menggunakan beberapa peralatan, seperti Theodolite, Laser Leveling, Kompas Brunton, dan Busur Derajat Setengah Lingkaran, GPS serta data Mizwah. Seluruh proses pengukuran juga disaksikan oleh jama’ah dan masyarakat sekitar.
Proses pengukuran dilakukan menggunakan metode modern dengan bantuan instrumen pengukuran presisi, termasuk Theodolit dan aplikasi berbasis komputasi falak. Selain itu, perhitungan azimut kiblat juga dikonfirmasi melalui metode bayangan matahari sebagai bentuk verifikasi data di lapangan. Hasil pengukuran menunjukkan adanya selisih sebesar 3 derajat ke arah utara antara orientasi bangunan masjid yang lama dengan arah kiblat sebenarnya. Selisih ini mengindikasikan bahwa kemiringan shaf di dalam masjid relatif kecil, sehingga tidak mengganggu tata letak ruang secara signifikan.
Menurut keterangan pengurus masjid, bangunan masjid diperkirakan didirikan pada tahun 1980-an. Namun, informasi mengenai metode pengukuran arah kiblat pada saat pembangunan maupun tokoh yang terlibat dalam proses tersebut tidak terdokumentasikan dengan jelas. Hal ini cukup umum terjadi pada masjid-masjid yang dibangun pada masa itu, di mana pengukuran arah kiblat umumnya mengandalkan metode tradisional atau perkiraan visual.
Dengan adanya pengukuran terbaru ini, pihak masjid dapat melakukan penyesuaian arah shaf secara bertahap, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih tenang dan yakin bahwa mereka menghadap ke arah Ka’bah secara akurat. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilakukan oleh OIF UMSU, sejalan dengan komitmen dalam mengaplikasikan ilmu falak untuk kebutuhan praktis di tengah masyarakat.















