• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Info Astronomi

Gerhana Matahari 20 April 2023, Mari siapkan peralatan dan publikasi anda.

Admin Website by Admin Website
April 12, 2023
in Artikel, Info Astronomi
0
Gerhana Matahari 20 April 2023, Mari siapkan peralatan dan publikasi anda.
643
SHARES
2.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Hariyadi Putraga
Tim OIF

Akan ada dua gerhana matahari pada tahun 2023, dan masing-masing akan terjadi pada tanggal 20 April dan 14 Oktober. Gerhana matahari pertama tahun 2023 akan menjadi gerhana matahari cincin pada tanggal 20 April 2023. Gerhana ini akan terlihat dari sebagian Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Gerhana juga akan terlihat sebagai gerhana sebagian dari beberapa bagian lain di Asia dan Pasifik, termasuk sebagian Australia dan Selandia Baru. Gerhana matahari annular terjadi ketika Bulan berada pada titik di orbitnya yang tampak sedikit lebih kecil dari Matahari, menciptakan efek “cincin api” di sekitar tepi Bulan.

Jalur gerhana akan dimulai di Samudera Hindia, kemudian melintasi sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, sebelum melintasi Filipina selatan dan berakhir di Samudera Pasifik. Beberapa wilayah Indonesia dan Filipina bagian selatan akan mengalami durasi maksimum gerhana, yang berlangsung sekitar 3 menit 30 detik.

Awal sebagian dari gerhana akan terjadi pada pukul 09.26.41 WIB dengan puncak gerhana di 10.48.46 WIB dan akhir sebagian 12.16.17, dan berdurasi 2 jam 50 menit dengan obskurasi 52,59 persen. Sementara Medan, menjadi ibukota provinsi yang paling awal mengakhiri gerhana matahari sebagian dengan awal sebagian pada 10.13.09 WIB, puncak gerhana 10.50.18 WIB, akhir sebagian 11.28.54 WIB, dengan durasi 1 jam 15 menit dengan ketertutupan maksimal hanya 3,79%. Meski begitu, Gerhana Matahari Sebagian di 20 April 2023 tidak dialami di lima kabupaten/kota di Provinsi Aceh yaitu Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Pidie.

Bagi pengamat di jalur gerhana, langit berangsur-angsur akan menjadi gelap saat Bulan melintas di depan Matahari, dengan puncak gerhana terjadi saat Bulan berada di tengah depan Matahari. Selama puncak, langit akan tampak seperti “cincin api” di sekitar tepi Bulan, dan pemirsa juga dapat melihat penurunan suhu dan perubahan tingkat cahaya. Selain itu, jangan lupa juga untuk mendokumentasikan hasil bayangan benda dari dedaunan di pohon yang akan menghasilkan bayangan yang unik saat gerhana matahari berlangsung.

Peralatan untuk mengamati gerhana Matahari 2023 di Indonesia

1. Menggunakan alat bantu teleskop

Cara mengamati gerhana Matahari 2023 yang pertama adalah menggunakan alat optik, misalnya teleskop atau binokuler. Namun khusus teleskop dan binokuler, harus terlebih dahulu dilapisi filter Matahari di bagian depan optik lensa dengan spek minimal filter pada ND4 atau ND5 demi keamanan dan keterlihatan prosesi gerhana terbaik.

2. Menggunakan kacamata gerhana

Sementara kacamata gerhana, paling tidak harus dilapisi ND5. “Untuk kacamata gerhana bisa digunakan oleh mata langsung atau menaruhnya di belakang kamera smartphone untuk melindungi lensa kamera agar dapat mengabadikan momen tertutupnya matahari dan agar lensa smartphone tidak cepat rusak oleh aktivitas gerhana.

3. Menggunakan alat sederhana

Selanjutnya, melihat gerhana tanpa menggunakan alat bantu optik, tetapi memanfaatkan benda-benda cukup murah. Misalnya, menggunakan kamera lubang jarum dengan membuatnya dari kardus bekas yang dilubangi dan ditutup dengan aluminium foil, serta dilubangi sedikit. Pengamat akan dapat melihat hasil di bagian sisi kotak lain yang dibuat lubang untuk melihat bayangan matahari yang terbentuk saat gerhana matahari terjadi.

Tags: hariyadi
Previous Post

Antara IR Global-Turki 2016 dan Rekomendasi Jakarta 2017

Next Post

Kepala OIF UMSU Menjadi Narasumber Sosialisasi Hasil Hisab Muhammadiyah yang diselenggarakan MTT PP Muhammadiyah

Next Post
Kepala OIF UMSU Menjadi Narasumber Sosialisasi Hasil Hisab Muhammadiyah yang diselenggarakan MTT PP Muhammadiyah

Kepala OIF UMSU Menjadi Narasumber Sosialisasi Hasil Hisab Muhammadiyah yang diselenggarakan MTT PP Muhammadiyah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU