• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Atmosfer Dalam Alquran

Admin Website by Admin Website
August 30, 2022
in Info Astronomi
0
Atmosfer Dalam Alquran
1.5k
SHARES
6.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nova Anggraini

Tim Planetarium OIF UMSU

Taukah kamu, sebenarnya ilmu tentang gas yang menyelimuti langit telah dibawa oleh Nabi Muhammad pada awal tahun Hijriyah. Semua dijelaskan dalam kitab Al-Quran. Satu fakta tentang alam semesta yang diungkap dalam ayat-ayat Al -Quran adalah: bahwa langit terdiri dari tujuh lapisan. Setidaknya disebutkan dalam empat ayat berikut:

“Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di Bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikannya tujuh langit. Dan dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S Al-Baqarah:29)

“Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Q.S Fushilat: 12)

“Allah lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula Bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu dan sesungguhnya Allah, ilmunya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (Q.S Ath Thalaq: 12)

Kata langit yang muncul dalam banyak ayat al-Quran digunakan untuk langit di atas Bumi, di samping pula keseluruhan alam semesta. Mengingat arti kata tersebut, terlihat bahwa langit Bumi atau Atmosfer memang terdiri dari tujuh lapisan, yaitu: Lapisan Troposfer, Lapisan Ozonosfer, Lapisan Stratosfer, Lapisan Mesosfer, Lapisan Termosfer, Lapisan Ionosfer dan Lapisan Eksosfer.

Ilmuwan telah menemukan bahwa Amosfer terdiri dari beberapa lapisan. Setiap lapisan memiliki sifat fisik berbeda seperti tekanan dan jenis gas. Lapisan atmosfer terdekat dengan Bumi disebut Troposfer yang mengandung sekitar 90% massa total Atmosfer. Lapisan di atas Troposfer disebut Stratosfer. Lapisan Ozon adalah bagian dari Stratosfer yang menjadi tempat penyerapan sinar Ultraviolet. Lapisan di atas Stratosfer disebut Mesosfer. Termosfer berada di atas mesosfer. Gas terionisasi yang membentuk lapisan di dalam Termosfer disebut Ionosfer. Bagian terluar Atmosfer Bumi dimulai dari ketinggian sekitar 480 km – 960 km. bagian ini disebut Eksosfer. Jika kita menghitung jumlah lapisan yang disebutkan sumber ini, kita lihat bahwa Atmosfer terdiri tepat tujuh lapisan.

Keajaiban penting lainnya dalam hal ini disebutkan dalam pernyataan “… dan Dia mewahyukan tiap-tiap langit urusannya” pada ayat ke 12 surah Al fushilat. Dengan kata lain, dalam ayat tersebut Allah menyatakan bahwa Dia memberikan setiap lapisan tugas yang berbeda-beda. Sesungguhnya, seperti yang dapat dilihat pada bagian sebelumnya setiap lapisan ini mempunyai tugas-tugas vital demi kemaslahatan umat manusia dan semua makhluk hidup lainnya di Bumi. Setiap lapisan mempunyai fungsi tertentu  dari membentuk hujan hingga mencegah sinar berbahaya dll.

Tugas urusan setiap lapisan atmosfer telah ditetapkan sang maha pencipta Allah subhanahu wa ta’ala yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yaitu dalam surah al anbiya ayat 32.

“Dan dan kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda kekuasaan Allah yang terdapat pada nya”

Atap yang terpelihara maksudnya adalah yang ada di langit itu sebagai atap dan yang dimaksud dengan terpelihara ialah segala yang berada di langit itu dijaga oleh Allah dengan peraturan dan hukum-hukum yang menyebabkan dapat berjalan dengan teratur dan tertib.

 

Previous Post

Next Post

Yuk kuliah di Pascasarjana UMSU

Next Post
Yuk kuliah di Pascasarjana UMSU

Yuk kuliah di Pascasarjana UMSU

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU