• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Konjungsi Planet Jupiter dan Saturnus yang Langka

Admin Website by Admin Website
August 30, 2022
in Info Astronomi
0
Konjungsi Planet Jupiter dan Saturnus yang Langka
580
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Abu Yazid Raisal

Tim Peneliti Observatorium Ilmu Falak UMSU

Konjungsi merupakan sebuah fenomena dalam astronomi dimana dua atau lebih benda langit berdekatan bila dilihat dari Bumi. Pada tanggal 21 Desember 2020, planet Jupiter dan Saturnus akan mengalami konjungsi sehingga kedua planet tersebut akan terlihat berdekatan di kubah langit. Namun konjungsi tersebut merupakan konjungsi yang spesial dikarenakan planet Jupiter dan Saturnus hanya akan terpisah dengan sudut 0,1 derajat. Para astronomi menyebut konjungsi ini dengan istilah Great Conjunction atau super konjungsi. Konjungsi Jupiter-Saturnus terjadi setiap 20 tahun namun tidak semua konjungsi tersebut memiliki jarak yang sama. Menurut Instruktur Planetarium Hayden New York yaitu Joe Rao, Great Conjunction pernah terjadi pada tahun 1623. Namun astronom Virginia Tech, Nahum Arav mengatakan bahwa peristiwa juga pernah terjadi pada tahun 1226.

Jarak Jupiter dan Saturnus dibandingkan dengan diameter Bulan (https://earthsky.org)

Meskipun kedua planet akan tampak berdekatan secara spektakuler di kubah langit, Jupiter dan Saturnus sebenarnya terpisah sejauh 733 juta kilometer. Mereka berbaris dari sudut pandang kita, tetapi Saturnus sebenarnya hampir dua kali lebih jauh dari Jupiter. Jupiter memiliki jarak rata-rata 778 juta kilometer (5,2 SA) dari Matahari dan Saturnus berjarak 1.4 milyar kilometer (9,5 SA). SA merupakan singkatan dari Satuan Astronomi yaitu sebuah satuan jarak yang nilainya kira-kira sama dengan jarak Bumi ke Matahari yaitu sekitar 150 juta kilometer. Dengan jarak yang berbeda, Jupiter dan Saturnus memerlukan waktu yang berbeda untuk mengelilingi Matahari. Jupiter membutuhkan waktu sekitar 12 tahun untuk mengelilingi Matahari. Sedangkan Saturnus membutuhkan waktu sekitar 30 tahun untuk mengelilingi Matahari. Sehingga setiap 20 tahun, Jupiter terlihat seperti mengejar Saturnus bila dilihat dari Bumi.

Bila dilihat pada malam hari, Jupiter dengan nilai magnitudo sebesar -2,0 terlihat lebih terang dibandingkan dengan bintang-bintang. Saturnus dengan nilai magnitudo sebesar 0,5 tidak seterang Jupiter namun seterang bintang paling terang dan bersinar dengan warna keemasan. Jupiter dan Saturnus akan terlihat seperti bintang berhimpitan bila diamati menggunakan mata telanjang. Bila diamati menggunakan teleskop, Jupiter dan Saturnus dapat diamati dalam satu bidang pandang. Untuk kota Medan, konjungsi ini dapat diamati dari Matahari terbenam hingga kedua planet tersebut terbenam pada pukul 20.31 WIB.

Jupiter dan Saturnus dalam satu bidang pandang (https://www.infoastronomy.org)

Tags: UMSUYazid
Previous Post

Pimpinan Pondok Pesantren Darurrahmah Sepadan Hadir ke OIF

Next Post

Buku: Esai-Esai Kalender Islam Global

Next Post
Buku: Esai-Esai Kalender Islam Global

Buku: Esai-Esai Kalender Islam Global

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU