• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Kitab Tauhid at-Taqwim al-Hijry al-Muwahhad, Risalah Penyatuan Kalender Islam Global

Admin Website by Admin Website
September 1, 2022
in Artikel, Kolom
0
Kitab Tauhid at-Taqwim al-Hijry al-Muwahhad, Risalah Penyatuan Kalender Islam Global
605
SHARES
2.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar

Kepala Observatorium Ilmu Falak UMSU

 

Tahun 2016 (tepatnya 28-30 Mei 2016 M bertepatan 21-23 Syakban 1437 H) telah berlangsung “Muktamar Penyatuan Kalender Hijriah Internasional” atau “Mu’tamar Tauhid at-Taqwim al-Hijry ad-Dauly”. Peristiwa muktamar bersejarah ini terkompilasi dalam sebuah buku berjudul “Mu’tamar Tauhid at-Taqwim al-Hijry al-Muwahhad”, yaitu sesuai judul muktamar. Buku ini merekapitulasi peristiwa muktamar dari awal sampai akhir, mulai dari sambutan, pengantar dari panitia, pengantar kementerian Agama Turki sebagai tuan rumah, pemaparan para narasumber, hingga tanggapan dan komentar dari para peserta maupun narasumber (mudakhalah).

Seperti dikemukakan Dr. Mushtafa Dadasy (penanggung jawab penerbitan buku), bahwa buku ini ditampilkan apa adanya, termasuk dari segi penuturan (redaksi kata) para peserta yang memberi tanggapan. Dengan membaca buku ini, pembaca seolah diajak hadir secara utuh dalam peristiwa muktamar tersebut tanpa kehilangan satu momen pun.

Buku ini diterbitkan oleh Kementerian Agama Islam (Ri’asah asy-Syu’un ad-Diniyyah) Turki dan “European Council for Fatwa and Research” (al-Majlis al-Aurubby li al-Ifta’ wa al-Buhuts), dengan ketebalan 402 halaman, dan ditulis dalam bahasa Arab, yang merupakan bahasa dominan yang digunakan saat muktamar berlangsung. Di bagian akhir buku ini terdapat dokumentasi beberapa gambar kegiatan selama muktamar. Sementara itu di halaman 383-392 tertera putusan dan rekomendasi (al-qararat wa at-taushiyyat) muktamar dalam bahasa Arab. Sedangkan putusan dan rekomendasi dalam bahasa Turki terdapat pada halaman 395-397, putusan dan rekomendasi dalam bahasa Inggris terdapat pada halaman 400-402.

Adapun rangkaian “Mu’tamar Tauhid at-Taqwim al-Hijry al-Muwahhad” sebagaimana tertera dalam buku ini adalah sebagai berikut: seremoni pembukaan muktamar dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Sya’ban 1437 H bertepatan 28 Mei 2016 M yang diawali dengan pembacaan kalam ilahi oleh qari Ali Tal. Selanjutnya ucapan selamat datang (sambutan) dari  Kepala Majelis Tinggi Agama (Majlis al-A’la li asy-Syu’un ad-Diniyyah) dan Ketua Komite Ilmiah Muktamar yaitu Dr. Akrim Kilisy. Lalu sambutan Syekh Prof. Dr. Yusuf al-Qaradhawi yang mewakili kalangan ulama dan merupakan tamu kehormatan. Lalu sambutan Kepala Kementerian Agama Turki yaitu Prof. Dr. Muhammad Ghurmaz. Lalu sambutan Wakil Kepala Kementerian (Na’ib Ra’is al-Wizara’) yaitu As-Sayyid Nu’man Qurtulumusy.

Baca juga:  Kolofon Naskah-Naskah Astronomi

Setelah seremoni pembukaan, dilanjut dengan sesi inti muktamar yang terdiri dari lima sesi paralel (majelis). Sesi pertama (21 Sya’ban 1437 H/28 Mei 2016 M) menghadirkan dua narasumber dan atau dua tema pembahasan. Pertama, “Kalender Hijriah Secara Astronomi” (at-Taqwim al-Hijry Falakiyyan) yang disampaikan oleh Muhammad Syaukat ‘Audah (lebih dikenal dengan Odeh). Kedua, “Kalender Hijriah Secara Syar’i” (at-Taqwim al-Hijry Syar’iyyan) oleh Prof. Dr. Ali Muhyiddin al-Qurrah Daghy.

Lalu sesi kedua (21 Sya’ban 1437 H/28 Mei 2016 M), juga terdiri dari dua tema pembahasan dan dengan dua narasumber pula. Pertama, “Muslim Eropa dan Keperluan Mereka Terhadap Hisab Astronomi dalam Menetapkan Bulan Kamariah” (Muslimu Aurubba wa Hajatuhum li al-Akhdz bi al-Hisab al-Falaky li Dhabth asy-Syuhur al-Qamariyah) oleh Prof. Dr. Ahmad Jaba Allah, dan kedua: “Urgensi Penyatuan Awal Bulan Kamariah dan Kalender Hijriah Unifikasi bagi Umat Islam” (Ahammiyyah Tauhid Bidayat asy-Syuhur al-Qamariyah wa at-Taqwim al-Hijry al-Muwahhad li al-Muslimin) oleh Prof. Dr. Rahmy Yaran (Mufti Istanbul).

Adapun sesi ketiga (22 Sya’ban 1437 H/29 Mei 2016 M) hanya terdiri dari satu tema pembahasan dan merupakan pembahasan terpenting muktamar yaitu tentang “Kalender Tunggal” dengan judul “Proyek Kalender Tunggal” (Masyru’ at-Taqwim al-Uhady) yang disampaikan oleh Prof. Dr. Jalal ad-Din Khanjy (halaman 219). Sedangkan sesi keempat (22 Sya’ban 1437 H/29 Mei 2016 M) juga terdiri dari satu tema pembahasan yaitu “Proyek Kalender Dwi Zona” (Masyru’ at-Taqwim ats-Tsuna’iy) oleh Dr. Haiman al-Mutawally (Anggota Komite Ilmiah Muktamar).

Selanjutnya sesi kelima, merupakan lanjutan dari sesi keempat, yaitu berupa bincang dan diskusi tentang dua penanggalan: tunggal dan dwi-zonal (uhady dan tsuna’iy) sebagai telah dikemukakan oleh dua narasumber sebelumnya (halaman 339). Sesi kelima ini dilanjutkan lagi di hari berikutnya yaitu pada 23 Sya’ban 1437 H/30 Mei 2016 M, yang kembali mendialogkan tentang dua sistem kalender tersebut (tunggal dan zonal).

Baca juga:  27 Mei 2020, Momentum Kalibrasi Arah Kiblat

Hal menarik dari buku ini adalah, selain makalah narasumber, juga ditampilkan secara utuh semua tanggapan dari seluruh peserta, sehingga dengan membaca buku ini pembaca akan dapat melihat dan mengetahui dinamika dan dialektika yang terjadi selama seminar. Sementara itu di  bagian akhir buku ini berisi putusan dan rekomendasi muktamar (al-qararat wa at-taushiyyat) yang ditulis dalam tiga bahasa (Arab, Inggris, Turki) [halaman 383].

 

Artikel ini telah diterbitkan di : https://santricendekia.com/sekilas-tentang-buku-mutamar-tauhid-at-taqwim-al-hijry-al-muwahhad/

Tags: kolom
Previous Post

Tabel Konjungsi & Data Hilal Muharram s.d Zulhijjah 1442 H

Next Post

Melihat Benda Langit Dengan Aplikasi Stellarium

Next Post
Melihat Benda Langit Dengan Aplikasi Stellarium

Melihat Benda Langit Dengan Aplikasi Stellarium

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU