• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Info Astronomi

Mengenal Jenis-Jenis Teleskop

MENGENAL JENIS-JENIS TELESKOP

Admin Website by Admin Website
September 3, 2022
in Info Astronomi
1
Mengenal Jenis-Jenis Teleskop
1.3k
SHARES
5.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MENGENAL JENIS-JENIS TELESKOP

Sumber : OIF UMSU

Teleskop atau teropong adalah sebuah instrumenpengamatan yang berfungsi mengumpulkan radiasi elektromagnetik dan sekaligus membentuk citra dari benda yang diamati. Teleskop merupakan alat paling penting dalam pengamatanastronomi. Teleskop memiliki fungsi utama yaitu:Untuk mengumpulkan cahaya sebanyak mungkin dari sebuah objek, memfokuskan cahaya sehingga tercipta gambar yang tajam dan memperbesar gambar

Pembesaran merupakan fungsi yang umum dari teleskop. Ini adalah perbandingan dari dua objek umum astronomi yang berbeda. Yang satu tampak terlihat dengan mata telanjang, sedangkan yang lain diperbesar.

Sejarah teleskop diawali denganditemukannya lensa oleh ilmuwan Islam yaitu Abu Ali Muhammad al-Hasan bin al-Haitsam (965-1039). Kemudian dilanjutkan lagi oleh Hans Lippershey yang merupakan seorang pembuat kacamata yang berasal dari Middleburg, Belanda. Pada tanggal 2 Oktober 1608 menciptakan alat pertama yang disebut sebagai teleskop. Teleskop ini mempunyai kemampuan untuk memperbesar benda-benda yang diamati hingga lima kali lipat. Setahun kemudian pada tahun 1609, Galileo Galilei menciptkan teleskop pertama yang digunakan dalam astronomi yang dapat memperbesar hingga 20 kali lipat, sehingga pada tahun 1610 ia membenarkan teori “alam semesta berpusat pada matahari”

Semakin majunya perkembangan zaman atau peradaban manusia maka teleskop pun semakin berkembang, yang semula teleskop hanya berbentuk teleskop optik dikarena perkembangan teknologi dan pemikiran manusia maka maka teleskop sudah terbagai menjadi macam yaitu teleskop optik dan teleskop radio.

  1. TELESKOP OPTIK

 

 

 

 

 

Sumber : OIF UMSU

Teleskop optik adalah teleskop yang mengunakan lensa atau cermin sebagai pengumpul cahaya sehingga benda yang tampak diperbesar.

  1. Teleskop refraktor

Teleskop repraktor merupakan teleskop bias yang terdiri dari beberapa kaca lensa sebagai alat yang digunakan untuk menangkap cahaya dan menjalankan fungsi teleskop. Teleskop bias terdiri dari dua lensa cembung, yaitu sebagai lensa objektif dan okuler. Sinar yang masuk kedalam teropong dibiaskan oleh lensa. Oleh karena ituu, teropong ini disebut teleskop bias.

 

  1. Teleskop reflektor

Teleskop reflektor merupakan teleskop yang menggunakan cermin sebagai pengganti terhadap lensa untuk menangkap cahaya dan memantulkannya.

 

  1. Teleskop catadioptrik

Merupakan teleskop yang mempunyai sistem kerja yang tidak jauh beda dengan dua jenis teleskop diatas. Karena teleskop ini merupakan penggabungan dari teleskop refraktor dan reflektor, yang menggunakan dua media untuk pengumpulan cahayanya, yaitu cermin dan lensa.

 

Bagian- bagian Teleskop

  1. Tabung teleskop, ialah sebuah tempat lensa utama terletak.
  2. Finderscope, adalah teleskop kecil yang terpasang pada tabung utama. Digunakan untuk membidik target benda langit yang ingin dilihat mengunakan teleskop.
  1. Eyepiece, ialah fungsi sebagai lensa
  2. Focuser, fungsi sebagai pengantur kefokusan obyek yang ingin dilihat mengunakan teleskop.
  1. Mounting, lebih dikenal dengan dudukan teleskop, ialah sebuah sistem penggerak utama pada sebuah teleskop, yang dilengkapi dengan sebuah knop pengatur lintang, tutup sumbu polar, skala ketinggian lintang untuk mengetahui suatu posisi lintang pengamat berada, pemberat sudut jam untuk penyeimbang pada sebuah arah sudut jam.
  1. Tripod, untuk sebagai kaki untuk berpijaknya sebuah teleskop diatas suatu permukaan, Tripod merupakan fondasi paling bawah dari sistem teleskop.

 

  1. Teleskop Radio

Teleskop radio adalah bentuk antena radio directional yang digunakan dalam radio astronomi. Jenis antena yang digunakan sama seperti dalam pelacakan dan pengumpulan data dari satelit dan pesawat antariksa. Dalam peran astronomi, teleskop radio berbeda dari teleskop optik, teleskop radio beroperasi dibagian frekuensi radio dari spektrum elektromagnetik di mana teleskop tersebut dapat mendeteksi dan mengumpulkan data tentang sumber-sumber radio. Teleskop radio biasanya berbentuk antena parabola besar (“piring”) digunakan secara tunggal atau dalam array.

Sumber : wikipedia.org

Kelebihan dari teleskop radio adalah tidak terpengaruh oleh turbulensi atmosfer, dapat digunakan pada saat siang hari dan langit mendung. Hal ini dikarenakan gelombang radio dapat menembus awan. Namun kelemahan dari teleskop ini adalah adanya gangguan dari stasiun – stasiun pemancar gelombang radio komersial.

Pada umumnya, sebuah teleskop radio memiliki komponen-komponen berikut ini:

  1. Antena
  2. Amplifier
  3. Band-pass Filter
  4. Mixer
  5. Detector

 

Previous Post

Tim OIF UMSU Mengisi Pelatihan Arah Kiblat di Pesantren Daarurrahmah Sepadan Aceh

Next Post

Fenomena aurora di kutub Bumi

Next Post
Fenomena aurora di kutub Bumi

Fenomena aurora di kutub Bumi

Comments 1

  1. David Nathan says:
    2 years ago

    Saya sangat terbantu atas jawabanya trimakasihhh…..🙏🙏🙏

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU