Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara kembali menggelar kegiatan edukatif melalui seminar sekaligus promosi Program Studi Ilmu Falak dan penerimaan mahasiswa baru (Penmaru). Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Gedung Kampus Pascasarjana UMSU turut melibatkan Prodi Ilmu Falak FAI UMSU dan Observatorium Ilmu Falak UMSU sebagai pusat pembelajaran praktik astronomi Islam.
Seminar ini dihadiri oleh tamu kunjungan dari Pondok Pesantren Darur Rasyid dan Pondok Modern Daarurrahmah Sepadan. Para siswa-siswi tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang bertujuan memperkenalkan Ilmu Falak sebagai bidang studi yang memadukan sains astronomi dengan nilai-nilai keislaman.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pimpinan memberikan sambutan dan motivasi kepada para peserta. Wakil Dekan III FAI UMSU, Idrus Ruslan, menyampaikan pentingnya generasi muda memahami ilmu falak sebagai bagian dari khazanah keilmuan Islam yang terus berkembang.
Selanjutnya, Kepala Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU, Muhammad Hidayat, memperkenalkan profil program studi, peluang karier, serta keunggulan pembelajaran yang dimiliki. Ia menekankan bahwa Ilmu Falak tidak hanya berkaitan dengan penentuan waktu ibadah, tetapi juga memiliki relevansi dalam riset astronomi modern.
Sambutan juga disampaikan oleh Kepala OIF UMSU, Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, yang mengajak para peserta untuk mengenal lebih dekat fasilitas observatorium sebagai sarana praktik dan penelitian. Ia menjelaskan bahwa observatorium menjadi salah satu daya tarik utama bagi mahasiswa yang ingin mendalami astronomi secara langsung.
Sementara itu, Kepala Penmaru UMSU, Muhammad Arifin Lubis, memberikan informasi terkait jalur penerimaan mahasiswa baru serta berbagai kemudahan yang ditawarkan bagi calon mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, UMSU berharap dapat meningkatkan minat siswa-siswi pesantren untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di bidang Ilmu Falak. Selain sebagai ajang promosi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan penguatan kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dengan lembaga pendidikan pesantren.









