Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) telah melaksanakan Diskusi Observatorium & Astronomi (DOA) Spesial Ramadan 1447 H, bertajuk “The Development of Islamic Astronomy in Pattani, Thailand” yang disajikan oleh Kepala Departemen Astronomi Islam di Fatony University, Thailand yakni Assoc. Prof. Niwanteh Hajewming, secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 16 Ramadan 1447 H / 05 Maret 2026 M
Diskusi ini dimoderatori oleh Mahasiswa Prodi Ilmu Falak FAI UMSU, Najwa Khairunnisa Barinuri dan dihadiri oleh Ketua Prodi Ilmu Falak sekaligus Kepala OIF UMSU, Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, MA, seluruh tim observatorium, mahasiswa Prodi Ilmu Falak UMSU, serta masyarakat umum yang turut mengikuti kegiatan secara daring
Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Niwanteh Hajewming menjelaskan bahwa perkembangan astronomi Islam di wilayah Pattani, Thailand tidak terlepas dari peran ulama-ulama Melayu Pattani yang sejak lama mengintegrasikan ilmu falak. Ia juga memaparkan bagaimana tradisi keilmuan tersebut berkembang melalui pengajaran kitab-kitab falak klasik, praktik rukyat hilal, serta penentuan arah kiblat dan waktu salat yang menjadi kebutuhan utama umat Islam di kawasan tersebut.
Kegiatan berlangsung aktif dengan sambutan hangat dari tim observatorium serta antusiasme peserta yang terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Salah satu mahasiswa Ilmu Falak UMSU menanyakan, “Bagaimana Prof menilai kontribusi ulama Pattani dalam pengembangan metode hisab dan rukyat, khususnya dalam konteks penentuan waktu ibadah dan arah kiblat?”
Diskusi berlangsung interaktif hingga menjelang akhir sesi. Para peserta menyampaikan apresiasi atas pemaparan yang dinilai membuka wawasan mengenai perkembangan astronomi Islam di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Pattani.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian pantun oleh moderator sebagai penutup suasana diskusi yang hangat dan penuh keakraban, dilanjutkan dengan sesi foto bersama narasumber dan seluruh peserta yang hadir secara daring.













