Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) Laksanakan Diskusi Observatori Astronomi (DOA) ke 39. Sabtu, (03/05/2025). DOA kali ini mengusung Tema “Perkembangan Ilmu Falak di Fatoni Thailand” dengan Narasumber, Dr. Abdulasi Kalupe.
Ia menyampaikan bahwa di Thailand pada tahun 2019 pengunjung datang ke Thailand mendapatkan kemudahan , “Terdapat seramai 727,318 pelancong Islam di Thailand, yang masih kecil. Yang mana daripada tinjauan mendapati Apa yang dikehendaki oleh pelancong Muslim adalah kemudahan mesra Muslim astronomi Islam atau al-falak Ia merupakan ilmu yang menjadi warisan umat Islam dan wajib bagi umat Islam berkenaan Syariah seperti penentuan waktu solat” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, dan juga peserta diberikan kesempatan untuk bertanya. Salah satu peserta bertanya, yaitu Reza Akbar yang berasal dari Kalimantan Barat, dan sebagai mahasiswa Ilmu Falak Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Ia menanyakan “apakah metode hisab di thailand digunakan di sana? apakah fenomena itu ada? dan apakah di thailand sana ada pengaruh otoritas perubahan waktu subuh, awal waktu subuhnya berdasarkan standar apa??” tanyanya.
Selain itu, kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan penutupan.











