• id Indonesian
    • en English
    • id Indonesian
OIF UMSU
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel
No Result
View All Result
OIF UMSU
No Result
View All Result
Home Artikel

Mengenal Klasifikasi Sunspot

Admin Website by Admin Website
March 6, 2023
in Artikel, Info Astronomi, Uncategorized
0
Matahari dalam Panjang Gelombang Visual 18 Januari 2023
637
SHARES
2.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Muhammad Dimas Firdaus

Matahari merupakan benda langit paling terang yang dapat diamati dari permukaan Bumi. Sebagai bintang paling dekat dengan Bumi, kajian dan diskusi tentang Matahari sudah banyak dilakukan. Bahkan beberapa observatorium memiliki teleskop khusus yang dioperasikan hanya untuk mengamatai Matahari, seperti Teleskop Surya di Observatorium Bosscha dan juga Teleskop Matahari di LAPAN-BRIN Watukosek, Kabupaten Pasuruan.

Teleskop Surya Observatorium Bosscha ITB, sumber: https://bosscha.itb.ac.id/id/tentang/instrumen/#teleskop-surya

Salah satu objek yang menjadi daya tarik dari Matahari adalah keberadaan sunspot atau dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan Bintik Matahari. Bintik Matahari merupakan bagian dari permukaan Matahari (fotosfer) yang memiliki aktivitas magnetik sehingga menghambat jalur konveksi, hal ini mengakibatkan daerah ini lebih dingin dari daerah sekitarnya dan terlihat berwarna gelap. Walaupun lebih dingin, namun suhunya masih sangat tinggi, mengingat bahwa suhu rata-rata permukaan Matahari adalah ~6000°C, sedangkan suhu daerah bintik Matahari ~4000°C. Walaupun terlihat kecil (karena jarak Bumi – Matahari yang amat jauh) ukuran bintik Matahari jauh lebih besar dari planet-planet di tata surya.

Perbandingan ukuran bintik Matahari dengan planet. Sumber: https://www.space.com/27610-giant-sunspot-mystifies-scientists.html

Pengamatan bintik Matahari sudah sejak lama dilakukan, tercatat bahwa pengamatan bintik Matahari pertama kali dilakukan oleh bangsa Cina sekitar 800 SM. Jumlah bintik Matahari bergantung pada siklus Matahari, dengan durasi ~11 tahun. Saat ini Matahari sedang berada pada siklus ke-25 sejak Desember 2019 hingga sekitar tahun 2030.

Prediksi siklus Matahari ke-25. Sumber: https://www.swpc.noaa.gov/news/solar-cycle-25-preliminary-forecast

Untuk memudahkan penelitian terkait bintik Matahari dibuat klasifikasi untuk bintik Matahari. Klasifikasi dibuat berdasarkan beberapa parameter, yaitu: medan magnet, konfigurasi, ukuran dan distribusi.

Klasifikasi Medan Magnet

1. α – Alpha
Bintik Matahari tunggal (tidak ada pemisahan medan magnet).
2. β – Beta
Kelompok bintik Matahari yang memiliki medan magnet positif dan negatif (bipolar), dengan polarisasi yang sederhana.
3. γ – Gamma
Region bintik Matahari kompleks yang polarisasi medan magnet positif dan negatifnya tidak normal.
4. β-γ – Beta-Gamma
Bintik Matahari bipolar yang cukup kompleks sehingga tidak dapat terlihat garis pemisah antara positif dan negatif.
5. δ – Delta
Umbra dengan polaritas yang berbeda di dalam satu penumbra.
6. β-δ – Beta-Delta
Kelompok bintik Matahari dengan konfigurasi Beta namun terdapat bintik Delta.
7. β-γ-δ Beta-Gamma-Delta
Kelompok bintik Matahari dengan konfigurasi Beta-Gamma namun terdapat bintik Delta.
8. γ-δ Gamma-Delta
Kelompok bintik Matahari dengan konfigurasi Gamma namun terdapat bintik Delta.

Klasifikasi Konfigurasi, Ukuran dan Distribusi Berdasarkan Zürich/McIntosh System

Klasifikasi Sunspot menurut Sistem ZMcI. Sumber: https://www.spaceweatherlive.com/en/help/the-classification-of-sunspots-after-malde.html

Tabel Classification Value

CV-nbr.ZMcI-typeMagnetic typeLengthPenumbra typeDistribution
1AxxUnipolar–No penumbraSingle
2BxoBipolar–No penumbraOpen
3BxiBipolar–No penumbraIntermediate
4HrxUnipolar–RudimentarySingle
5CroBipolar one side–RudimentaryOpen
6CriBipolar one side–RudimentaryIntermediate
7HaxUnipolar–Asymmetric, <2,5°Single
8CaoBipolar one side–Asymmetric, <2,5°Open
9CaiBipolar one side–Asymmetric, <2,5°Intermediate
10HsxUnipolar–Symmetric, <2,5°Single
11CsoBipolar one side–Symmetric, <2,5°Open
12CsiBipolar one side–Symmetric, <2,5°Intermediate
13DroBipolar<10°RudimentaryOpen
14EroBipolar>10° <15°RudimentaryOpen
15FroBipolar>15°RudimentaryOpen
16DriBipolar<10°RudimentaryIntermediate
17EriBipolar>10° <15°RudimentaryIntermediate
18FriBipolar>15°RudimentaryIntermediate
19DaoBipolar<10°Asymmetric, <2,5°Open
20EaoBipolar>10° <15°Asymmetric, <2,5°Open
21FaoBipolar>15°Asymmetric, <2,5°Open
22DaiBipolar<10°Asymmetric, <2,5°Intermediate
23EaiBipolar>10° <15°Asymmetric, <2,5°Intermediate
24FaiBipolar>15°Asymmetric, <2,5°Intermediate
25DsoBipolar<10°Symmetric, <2,5°Open
26EsoBipolar>10° <15°Symmetric, <2,5°Open
27FsoBipolar>15°Symmetric, <2,5°Open
28DsiBipolar<10°Symmetric, <2,5°Intermediate
29EsiBipolar>10° <15°Symmetric, <2,5°Intermediate
30FsiBipolar>15°Symmetric, <2,5°Intermediate
31DacBipolar<10°Asymmetric, <2,5°Compact
32EacBipolar>10° <15°Asymmetric, <2,5°Compact
33FacBipolar>15°Asymmetric, <2,5°Compact
34DscBipolar<10°Symmetric, <2,5°Compact
35EscBipolar>10° <15°Symmetric, <2,5°Compact
36FscBipolar>15°Symmetric, <2,5°Compact
37HkxUnipolar–Asymmetric, >2,5°Single
38CkoBipolar one side–Asymmetric, >2,5°Open
39CkiBipolar one side–Asymmetric, >2,5°Intermediate
40HhxUnipolar–Symmetric, >2,5°Single
41ChoBipolar one side–Symmetric, >2,5°Open
42ChiBipolar one side–Symmetric, >2,5°Intermediate
43DkoBipolar<10°Asymmetric, >2,5°Open
44EkoBipolar>10° <15°Asymmetric, >2,5°Open
45FkoBipolar>15°Asymmetric, >2,5°Open
46DkiBipolar<10°Asymmetric, >2,5°Intermediate
47EkiBipolar>10° <15°Asymmetric, >2,5°Intermediate
48FkiBipolar>15°Asymmetric, >2,5°Intermediate
49DhoBipolar<10°Symmetric, >2,5°Open
50EhoBipolar>10° <15°Symmetric, >2,5°Open
51FhoBipolar>15°Symmetric, >2,5°Open
52DhiBipolar<10°Symmetric, >2,5°Intermediate
53EhiBipolar>10° <15°Symmetric, >2,5°Intermediate
54FhiBipolar>15°Symmetric, >2,5°Intermediate
55DkcBipolar<10°Asymmetric, >2,5°Compact
56EkcBipolar>10° <15°Asymmetric, >2,5°Compact
57FkcBipolar>15°Asymmetric, >2,5°Compact
58DhcBipolar<10°Symmetric, >2,5°Compact
59EhcBipolar>10° <15°Symmetric, >2,5°Compact
60FhcBipolar>15°Symmetric, >2,5°Compact
Sumber: https://www.spaceweatherlive.com/en/help/the-classification-of-sunspots-after-malde.html
Previous Post

Bulan Waxing Gibbous 06 Maret 2023

Next Post

Matahari dalam Panjang Gelombang Visual 06 Maret 2023

Next Post
Matahari dalam Panjang Gelombang Visual 06 Maret 2023

Matahari dalam Panjang Gelombang Visual 06 Maret 2023

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tik-tok

No Result
View All Result
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Motto
    • Instrumen
      • Instrumen Modern
      • Instrumen Klasik
    • Tim OIF UMSU
  • Kegiatan
    • Pengukuran Arah Kiblat
    • Observasi Benda Langit
    • Pelatihan dan Praktikum
    • Kerjasama
    • Pengabdian dan Penelitian
  • Galeri Kunjungan
    • Kunjungan Pelajar
    • Kunjungan Mahasiswa
    • Kunjungan Umum
    • Kunjungan Tokoh
    • Kunjungan Istimewa
    • Kunjungan Internasional
  • Hasil Observasi
    • Data Hilal
    • Upload Hilal
  • Karya
    • Terbitan
    • Produk
    • Majalah Observatoria
  • Publikasi
    • Kolom
    • Berita
    • Info Astronomi
    • Artikel

© 2025 OIF UMSU